Menu Close

Terapi Laser Untuk Mengatasi Berbagai Masalah Kulit

Terapi laser merupakan salah satu metode kecantikan yang saat ini cukup populer di kalangan kaum hawa. Dengan menggunakan sinar laser, maka beberapa masalah kulit bisa teratasi. Secara umum, terapi laser menggunakan cahaya terfokus yang menargetkan area tertentu pada kulit yang bermasalah tanpa membuat kulit atau area di sekitarnya rusak.

Meskipun memiliki harga yang lebih tinggi, namun masih banyak kaum hawa yang menyukai perawatan kulit dengan menggunakan laser. Itu karena terapi laser memiliki proses yang lebih cepat, aman serta dapat meminimalisir rasa sakit.

Pemanfaatan Terapi Laser Untuk Berbagai Masalah Kulit

Ada banyak masalah berkaitan dengan kulit yang dapat teratasi dengan terapi laser. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari perawatan kulit dengan menggunakan laser.

  • Menghilangkan bekas jerawat.
  • Menghilangkan kutil.
  • Menghilangkan tahi lalat atau tanda lahir.
  • Memudarkan bekas luka.
  • Mengurangi kerutan atau garis halus di wajah.
  • Memperbaiki warna kulit yang tidak merata.
  • Mengecilkan kelenjar minyak.
  • Menghilangkan bintik-bintik di wajah akibat penuaan.
  • Mengencangkan kulit wajah.
  • Menghilangkan noda atau flek hitam akibat paparan sinar matahari (sunspot)

Jenis-Jenis Laser Untuk Perawatan Kulit

Ada banyak jenis laser untuk terapi perawatan kulit yang bisa digunakan. Namun semuanya harus didiskusikan pada dokter kulit guna mendapatkan jenis laser yang tepat sesuai dengan permasalahan yang dialami. Di bawah ini beberapa jenis laser yang digunakan.

  1. Fraxel

Fraxel merupakan salah satu laser yang berguna untuk mengobati tanda-tanda penuaan pada kulit seperti kerutan, garis halus hingga flek hitam akibat usia atau sinar matahari.

Fraxel adalah perangkat laser yang disetujui FDA yang digunakan dokter kulit untuk mengobati tanda-tanda penuaan pada kulit, seperti garis-garis halus, kerutan, jaringan parut, dan bintik-bintik kerusakan akibat sinar matahari (atau usia). Dokter memuji hasilnya dan waktu henti minimal yang diperlukan untuk penyembuhan.

  1. Laser Karbon Dioksida (CO2)

Laser karbon dioksida berguna untuk peremajaan kulit seperti mengencangkan kulit, mengatasi kerutan, bekas jerawat serta flek akibat sinar matahari. dan telah populer sejak tahun 1980-an dan merupakan salah satu jenis laser ablatif. 

  1. Laser Erbium

Merupakan salah satu jenis laser ablatif yang berguna untuk mengatasi masalah kulit seperti garis halus, hiperpigmentasi hingga warna kulit yang tidak merata. Laser erbium juga memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada laser CO2.

  1. Nd:YAG

Salah satu jenis laser yang berguna untuk menghilangkan bulu (hair removal) di tubuh, tahi lalat hingga bintik-bintik di wajah akibat penuaan.

  1. Pulsed Dye Laser

Termasuk jenis laser non ablatif yang dapat mengatasi bekas luka, keloid, tanda lahir vaskular seperti port-wine stain. Laser jenis ini juga efektif untuk mengobati kemerahan pada wajah akibat kelebihan atau pelebaran pembuluh darah.

Risiko Perawatan Kulit Dengan Terapi Laser

Sama seperti prosedur medis lainnya, terapi laser dengan perawatan kulit juga memiliki risiko yang bisa saja terjadi. Beberapa risiko yang mungkin terjadi seperti kulit kemerahan, bengkak, gatal, hingga perubahan warna kulit. Kemerahan yang terjadi pada kulit mungkin bisa berlangsung selama beberapa bulan.

Untuk menghindari risiko tersebut, maka Anda wajib menjelaskan riwayat kesehatan seperti alergi, obat-obatan yang sedang di konsumsi hingga perawatan yang sebelumnya dilakukan kepada dokter kulit Anda.

Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai jenis terapi laser apa yang tepat dan sesuai dengan kondisi kulit Anda. Beberapa jenis perawatan mungkin mengharuskan Anda melakukan perawatan berulang. Agar perawatan memberikan hasil yang maksimal, maka usahakan untuk mengikuti rangkaian perawatan yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *