Menu Close

Pilihan Terapi dan Pengobatan Asma yang Mesti Dicoba

Pilihan Terapi dan Pengobatan Asma yang Mesti Dicoba

Ketika Anda didianosis menderita asma, bukan berarti dunia Anda berakhir saat itu juga. Asma memang merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun dengan sejumlah terapi dan pengobatan asma yang tepat, kualitas dan harapan hidup penderitanya bisa tetap dipertahankan. 

Tentu saja terapi dan pengobatan asma yang Anda lakukan haruslah sesuai saran dan rekomendasi dokter yang menangani Anda. Ini mengingat sejumlah langkah pengobatan untuk asma ataupun penyakit lainnya memiliki efek samping yang mengikuti. 

Pilihan pengobatan asma untuk legakan pernapasan

Jika Anda berobat secara medis, beberapa jenis terapi dan pengobatan asma di bawah inilah yang akan paling sering disarankan kepada Anda. Harapannya tentu saja adalah mengurangi gejala asma yang berat sekaligus meminimalkan kekambuhan dari penyakit saluran pernapasan yang Anda idap tersebut. 

Penggunaan Inhaler 

Kebanyakan penderita umumnya akan diberikan inhaler pereda yang berwarna biru ketika sudah terdiagnosis asma. Tujuan dari inhaler ini adalah sebagai pereda kartika gejala asma menyerang. Inhaler ini nyatanya sangat efektif meredakan gejala asma dalam hitungan waktu beberapa menit. Hanya saja, penggunaan inhaler tidak boleh terlalu sering, maksimal 3 kali dalam seminggu, karena bisa menyebabkan efek samping berupa gemetar dan detak jantung yang menjadi sangat cepat. 

Nebulizer Asma 

Nebulizer asma biasanya diberikan sebagai pengobatan asma bagi pasien yang kesulitan menggunakan inhaler kecil. Penggunaan nebulizer dinilai sangat efektif untuk meredakan gejala asma berat karena lewat alat ini, sejumlah obat asma cair bisa dimasukkan dan diisap oleh penderita dalam bentuk uap. Biasanya, nebulizer dijadikan pilihan pengobatan asma untuk bayi, anak kecil, dan orang tua. 

Penggunaan Obat Oral 

Obat oral yang digunakan sebagai pengobatan asma ada dua jenis, yaitu untuk pengobatan asma jangka pendek dan jangka panjang. Obat oral untuk jangka pendek digunakan ketika seseorang mengalami serangan asma, contohnya antikolinergik, beta agonis, kortikosteroid oral, dan obat antihistamin. Sementara itu, obat asma untuk jangka panjang, antara lain teofilin cromolyn, juga kortikosteroid inhalasi. Pastikan Anda megonsumsi obat oral ini sesuai resep dan dosis dari dokter. 

Latihan Pernapasan 

Latihan pernapasan dinilai bisa menjadi terapi untuk penderita asma guna meningkatkan kemampuan paru-paru. Beberapa teknik pernapasan yang sering digunakan sebagai terapi asma, antara lain metode Papworth dan metode Buteyko. 

Ioniser 

Tidak terlalu banyak orang yang cukup familiar dengan ionizer. Ini merupakan alat yang menggunakan arus listrik untuk mengisi molekul udara. Penggunaan perangkat ini dipercaya mampu menjadi terapi yang cukup efektif guna mencegah serangan asma yang bersifat kambuhan.

Terapi Suntikan 

Pengobatan asma yang satu ini tidak sembarangan diberikan. Terapi suntikan biasanya diberikan kepada orang dengan gejala asma berat. Suntikan biasanya setiap beberapa minggu untuk membantu mengendalikan gejala yang dialami. Dalam terapi suntikan ini, sejumlah obat yang digunakan, antara lain benralizumab, omalizumab, mepolizumab, reslizumab. Satu lagi catatan mengenai terapi ini, tidak semua orang cocok melakukannya. Hanya dokter penyakit dalam dengan spesialis asma yang bisa menentukan penderita asma bisa mendapatkan terapi ini atau tidak. 

Termoplasti Bronkial 

Pengobatan asma yang satu ini hanya dilakukan untuk penderita dengan kondisi yang parah, yang kondisinya tidak juga membaik, meskipun sudah mendapatkan perawatan menggunakan kortikosteroid inhalasi atau obat asma jangka panjang lainnya. Termoplasti bronkial sendiri sebenarnya merupakan metode operasi yang ditujukan untuk memanaskan bagian dalam saluran udara di paru-paru dengan elektroda. Panas ininya yang bisa mengurangi otot polos di dalam saluran udara dan membatasi kemampuan saluran udara untuk menegang. Alhasil, ini akan membuat pernapasan lebih mudah dan mengurangi serangan asma. 

*** 

Jadi, perawatan atau terapi apa yang paling membuat Anda tertarik? Namun tetap saja, terapi dan pengobatan asma yang terbaik bergantung dengan kondisi Anda dan apa rekomendasi dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *